Fashion | Hair | Beauty





HAIR
RAMBUT BERMINYAK YANG BIKIN MALU

RAMBUT BERMINYAK YANG BIKIN MALU  
Narasumber : Silvi  
 
Rambut merupakan mahkota yang harus dirawat. Rambut sangat penting karena sangat menunjang penampilan, bahkan rambut juga sering dijadikan sebagai patokan atau standar kecantikan seseorang. Rambut yang terlalu cepat berminyak memang menyebalkan, karena mau tidak mau Anda harus keramas setiap hari. Jika tidak, rambut akan terlihat lepek, kusam, rentan terhadap ketombe dan rontok. Terlebih lagi, rambut yang berminyak kadang menyebabkan gatal dan bau yang apek. Tentunya hal itu merupakan masalah serius terutama bagi wanita. Oleh sebab itu, merawat rambut merupakan hal wajib yang harus dilakukan.  
 
Rambut Saya Tak Bisa di Styling  
Nama saya Silvi, 25 tahun. Saya mengalami masalah rambut berminyak yang menghilangkan rasa percaya diri saya ketika tampil di hadapan seseorang. Kebetulan saat ini saya juga berprofesi sebagai humas dan rambut termasuk poin penting dalam menunjang aktivitas dan penampilan. “Yang lebih memalukan, rambut saya meninggalkan minyak di tangan saat kekasih saya membelainya. Dia pun langsung pura-pura ke toilet untuk BAK, padahal saya tahu ia ingin mencuci tangannya karena merasa jijik dengan rambut saya”.  
 
Rambut berminyak dan lepek ini bersumber dari kulit kepala yang terus mengeluarkan keringat berlebih hampir setiap hari. Saya jadi merasa sangat sulit berganti-ganti gaya rambut. Pernah saya mencoba mengeriting rambut, tapi belum ada 10 menit sudah kembali lagi seperti semula.  
 
Rambut berminyak dan lepek membuat penampilan saya terlihat kurang menarik dan kucel. Walaupun sudah memakai make up dengan sempurna, penampilan saya tetap terlihat kurang sempurna dan wajah tampak tidak segar. Bahkan, minyak di rambut ini juga membuat rambut saya menjadi bau apek.  
 
Terkesan Jorok dan Malas Keramas  
Tak hanya berminyak dan lepek saja, rambut saya juga berketombe. Hampir setiap saat kulit kepala terasa gatal sehingga saya terus menggaruknya. Rasa gatal ini juga menghambat aktivitas saya, bahkan mengganggu waktu tidur di malam hari.  
 
Pernah teman saya memergoki saya sedang mengaruk-garuk kepala. Dia pun langsung meledek saya. “Ih ketombean ya. Tuh serpihannya jatuh ke mana-mana,” ledeknya sambil menunjuk ke arah serpihan ketombe saya yang jatuh. Jujur saya malu sekali dan jadi hilang percaya diri. Teman saya mengira kalau saya ini jorok dan malas keramas, padahal saya selalu rutin keramas 2 hari sekali.  
 
Mungkin juga karena sering berganti-ganti produk shampo atau memakai shampo dan kondisioner yang berbeda saat keramas. Tapi apa benar itu penyebabnya. Setau saya produk yang saya pakai itu bagus, walaupun memang bukan produk yang sama antara shampoo dan kondisionernya. Bahkan untuk serum dan vitamin rambut pun saya juga memakai produk yang berbeda. Saya memang hobi membeli produk yang berbeda-beda untuk mengetahui rambut saya lebih cocok memakai produk yang mana.  
Saya sudah memakai shampo anti ketombe, tapi Ketombe saya selalu datang lagi. Mengapa itu terjadi, ketombe ini sepertinya enggan hilang dan semakin banyak. Saya sudah hampir putus asa. Kadang rasa gatal itu terlalu berlebihan, hingga saya menggaruk kulit kepala saya dengan kasar dan berdarah. Bahkan, kulit kepala saya sampai korengan dan itu sakit sekali. Rambut saya juga jadi banyak yang rontok.  
Semoga Beauty&Hair dapat beri solusi terbaiknya untuk masalah rambut saya ini. Saya berharap rambut saya tidak lepek dan tidak berketombe lagi agar penampilan saya bisa optimal. (Rs)  



 

Beauty & Hair

Ruko Grand Puri Niaga K6 no.5p
Jl. Puri Kencana, Kembangan
Jakarta Barat, 11610
Ph: 021-58351643
e: beautyharimagz@yahoo.com

Follow us!
 

© Beauty & Hair 2013